Selasa, 14 Februari 2017
Belajar Survive
Setiap Manusia, emm... Tidak! Mungkin lebih tepatnya Setiap Makhluk di Muka Bumi ini memiliki insting bertahan hidup dengan caranya masing-masing. Selama Raga masih tetap bugar, insting bertahan hidup akan terus Kokoh didalam jiwa sekalipun ia berada diantara dua Bahaya. (duh bahasanya berat bener dah -_- wkwkwk)
Fyi, aku baru aja selesai merajut. Merajut bros dari benang polyester. Bentuknya macam-macam ada Kupu-kupu, Bunga, Pita, Hati, etc. Aku belajar merajut lewat youtube, jadi bisa dibilang aku ini belajar otodidak dari youtube. Awal mula kenapa aku jadi tertarik merajut itu karna aku liat salah satu teman dimajlis jualan bros rajut. Aku terinspirasi juga pengen bisa merajut dan dijual, terlebih juga aku itu suka ngoleksi bros-bros. Jadi aku merasa ini pekerjaan yang bakal bisa dilakuin pakai hati. Tapi ini masih menjadi angan-angan yang pada saat itu aku gak tau bakal terlaksana atau tidak.
Sekarang inikan bisnis Olshop buming banget kan yak. Aku sama adik mama (kami kurang lebih seumuran) sering ngobrol cerita ini itu, sampai aku nyeletuk ajak dia bisnis bareng. Setelah beberapa hari kemudian dengan berkali-kali berpikir sampai matang, kamipun akhirnya membuka usaha olshop kecil-kecilan. Diawal-awal kami genchar promosi sana sini, tapi yang lebih genchar promosi sih adik mamaku itu. Nah, yang nanya barang dagangan kami banyak tapi masih belum ada yang mau beli, sampai aku pesimis sama olshop kami ini. Ada yang mau beli, eh ternyata dia orang jauh dan kami saat itu belum bikin Rekening Bank buat transferan. Akhirnya pelanggan tersebut melayang.... hiks hiks.... kami diskusi lagi dan berencana membuka Rekening di Bank. Setelah itu, Alhamdulillah, kami bisa melayani para pelanggan yang dari luar kota hehe... saat itu banyak banget suka dan dukanya. Hingga barang dagangan kami tersisa sedikit, aku memutuskan untuk berhenti dulu, sebab disisi lain aku juga sibuk sama sekolah. Karna aku merasa saat itu sangat sulit menjalankan 2 kegiatan itu secara bersamaan. Aku sangat salut sama orang yang kerja cari nafkah sembari menuntut ilmu. Itu suatu hal yang tidak mudah, sebab kita harus mengorbankan salah satu diantara keduanya. Jadi ketika aku menjumpai seseorang yang bisa menjalankan keduanya dengan baik aku sangat mengapresiasi orang tersebut. Setelah aku memutuskan berhenti sejenak, adik mamaku itu tetap terus melanjutkan olshopnya sendiri dengan semangat. Terkadang saat melihat postingan jualannya di Bbm atau di instagram aku jadi kepengen lagi bisnis. Saat aku memikirkan itu tiba-tiba terlintas di otakku "Belajar!!! Belajar!!! Belajar!!!". Kemudian aku kembali lagi kerutinitasku sebagai seorang Santriwati dan melupakan keinginan untuk berdagang.
Eh tapi, keisengan melandaku.. aku iseng nontonin video tentang Merajut di Youtube, aku download setiap video rajutan yang aku Rasa aku bakal bisa niruin rajutan itu. Setelah itu, aku liat tabunganku, dan mengambil sebagian uang yang seharusnya Belum Boleh di Congkel a.k.a belum saatnya di ambil. Entah kenapa aku nekat aja gitu, beli perlengkapan merajut, dari jarum rajut, benang, peniti, lem, etc. Sesampainya dirumah, aku coba-coba merajut dengan mengandalkan video-video yang telah aku download waktu itu. Pouse - Play - Pouse - Play - Pouse - Play. Cuman itu yang ku lakukan saat pertama kali merajut. Pertamanya sulit, aku juga sedikit minta bantuan Mama. Btw, Mamaku bisa merajut tapi dulu, sekarangpun masih bisa cuman gak terlalu jago lagi kayak dulu. Awal-awal belajar rajut rantai sampai sedikit Lihai. Nah, setelah dirasa lihai aku kembali lagi belajar lewat Video, pelan-pelan mengikuti arahan dari video itu akhirnya aku bisa bikin bentuk pita walaupun bentukannya masih belum jelas bin amburadul. Tapi itu suatu permulaan yang Bagus kan ya... hehe
Setelah itu aku terus berlatih bikin-bikin terus sampai tangan pegel. Kemudian aku ngasih tau temen-temenku kalau aku bakal jualan Bros Rajut dan mewanti-wanti temen-temen biar beli bros aku nanti hahaha... nah setelah itu aku nyari hari baik buat jualan, sebelumnya aku udh mempersiapkan akun Instagram, twitter, dan bbm sebagai sarana membuka lapak dagangan. setelah tanggal ditentukan, aku posting beberapa Pic di Instagram, twitter dan Bbm. Pelanggan pertama dari sms, dari temenku sendiri yang beli, hehe... asikkkk
Sebelum mulai berjualan aku juga bawa beberapa sample hasil rajutanku dan aku perlihatkan sama teman-temanku dan meminta pendapat mereka apakah rajutanku ini layak jual?! Kata mereka sih, lumayan... hahaha
Daganganku lumayan laris di offshop, kalau di olshop belum ada karna tak lama setelah aku buka lapak, ada "bisikan-bisikan" yang menyuruhku untuk fokus saja kesekolah dan Belajar. Jadilah, aku gagal lagi buat bisa fokus berdagang. Huft~
Sulit banget untukku saat itu, banyak banget godaannya. Akhirnya aku hanya menerima pesanan dari teman-temanku dikelas saja. Kalau ada yang mesan aku bikinin kemudian jual. Cara itu tidak terlalu bikin aku baper, bimbang, dan galau #inilebay
Betewe... temenku, my best friend forever buka bisnis olshop di instagram, kemarin aku iseng aja minta upload-in pic bros rajutku di IGnya, dan kalian harus tau aku dapet pesenan 2Lusin bros dagu... temenku telpon dan dengan nada ceria bilang ada yang mau mesen bros aku yippii~~ seneng dengernya ternyata ada yang pengen beli daganganku... Alhamdulillah~
Dan tadi baru aja aku ngitung hasil pendapatanku dari pertama kali aku jual bros sampai sekarang sekitar IDR 120.000 lebih. Ada Rasa bangga dan terharu ketika bisa memperoleh uang dari jerih payah sendiri... woaaaahhh~~~ Haengbokhaeyo~~
Itu adalah sedikit kisah bagaimana aku belajar secuil dari Mata Pelajaran Bertahan Hidup. Gak cuman hanya bisa menengadahkan tangan sama orangtua ketika perlu sama alat bertransaksi alias Duit. Sesuatu jika kita kerjakan dengan fokus dan optimis akan menuai hasil yang baik menurutku, walaupun aku sebenarnya belum menerapkannya. Tapi suatu saat semoga semua apa yang ingin aku lakukan terealisasi dengan baik dan Matang. Bukan hanya tentang masalah duniawi tapi masalah akhirat juga.
Eh betewe gak kerasa udah banyak aja ni ketikan... udah ah! Daahhh....
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar